Bagaimana Perawatan Cedera pada Orang Dewasa atau Lansia?

Cedera sendi mungkin bisa terjadi pada siapa saja, baik laki-laki atau perempuan, dari anak-anak hingga orang dewasa, apalagi lansia. Para lansia atau usia lebih dari 65 tahun memang paling sering mengalami keluhan pada persendian. Kendati demikian, jangan meremehkan cedera sendi pada lansia daripada harus mengeluarkan biaya operasi TKR jika keadaan sendi atau lutut parah.

Nyeri lutut yang kerap dikeluhkan para lansia biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti rheumatoid, obesitas atau trauma. Nah, sebelum cedera tersebut bertambah parah, Anda bisa melakukan beberapa perawatan cedera pada lansia berikut ini:

1. Pilih Alas Kaki

Penggunaan alas kaki yang tidak tepat akan membuat kaki sakit dan tidak nyaman. Gunakan alas kaki yang tidak keras untuk mengurangi nyeri pada persendian.

2. Berolahraga

Olahraga terkadang menjadi hal yang sering dilupakan para lansia dengan dalih sudah mudah capek atau tidak mampu lagi. Bahkan bagi Anda yang sudah menjalani perawatan dengan biaya operasi TKR yang mahal sekalipun tetap membutuhkan olahraga untuk membantu meningkatkan kemampuan gerak sendi.

Tidak perlu olahraga yang berat, lakukan saja olahraga ringan seperti berjalan kaki minimal 3 kali seminggu. Atau Anda juga bisa melakukan peregangan sederhana di rumah.

3. Tidak Merokok

Tidak hanya untuk mengatasi masalah pernafasan, dengan Anda berhenti merokok atau menjauh dari asap rokok akan sangat membantu proses penyembuhan. Dengan tubuh yang sehat dan bebas dari rokok, Anda sudah turut menjaga kesehatan sendi baik lutut maupun panggul.

4. Lakukan Diet

Diet kali ini tidak bertujuan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang indah melainkan untuk menurunkan berat badan bagi Anda yang mengalami obesitas. Mengingat obesitas menjadi salah satu faktor masalah persendian, melakukan diet sehat mampu mengurangi resiko nyeri dan masalah pada lutut. Turunkan berat badan sesuai porsi masing-masing tubuh.

5. Konsumsi Anti nyeri atau Suplemen

Untuk konsumsi anti nyeri dan suplemen lainnya memang tidak terlalu dianjurkan. Jika Anda akan mengonsumsi, pastikan sudah konsultasi dahulu kepada para ahli atau dokter. 

Sebagai pengganti suplemen, Anda bisa lho menggantinya dengan makanan dan minuman yang sehat. Lakukan perawatan yang tepat agar tidak harus menjalani perobatan dan mengeluarkan biaya operasi TKR. Salam sehat!

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label